<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>QuranPoin.com</title>
	<atom:link href="http://www.quranpoin.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.quranpoin.com</link>
	<description>Belajar Menghidupkan Al-Qur&#039;an</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Aug 2010 18:43:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Syaamil Al Qur&#8217;an (Special for Women)</title>
		<link>http://www.quranpoin.com/al-quran-dan-anak/syaamil-al-quran-special-for-women/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=syaamil-al-quran-special-for-women</link>
		<comments>http://www.quranpoin.com/al-quran-dan-anak/syaamil-al-quran-special-for-women/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 13:38:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Quran Poin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Qur'an dan Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.quranpoin.com/?p=470</guid>
		<description><![CDATA[Syaamil Al-Qur&#8217;an (Special for Women) Type : Zahra (Retsleting style) Ukuran : 10,5 x 15 cm Warna : merah muda, coklat, krem, biru muda Included : Terjemah Depag RI, Indeks Keluarga, Kisah wanita-wanita yang diabadikan dalam Al Qur&#8217;an (Sebab turunnya ayat, riwayat hidup dan keutamaannya), Adab Memuliakan Al Qur&#8217;an Bonus : Al Ma&#8217;tsurat Wazifah Kubra, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-472" title="AQ4Women-2" src="http://www.quranpoin.com/v1/wp-content/uploads/2010/08/AQ4Women-2.jpg" alt="" /></p>
<p><span id="more-470"></span><strong>Syaamil Al-Qur&#8217;an (Special for Women)</strong></p>
<p><strong>Type</strong> : Zahra (Retsleting style)<br />
<strong>Ukuran</strong> : 10,5 x 15 cm<br />
<strong>Warna</strong> : merah muda, coklat, krem, biru muda</p>
<p><strong>Included</strong> : Terjemah Depag RI, Indeks Keluarga, Kisah wanita-wanita yang diabadikan dalam Al Qur&#8217;an (Sebab turunnya ayat, riwayat hidup dan keutamaannya), Adab Memuliakan Al Qur&#8217;an<span style="color: #ff0000;"><strong> </strong></span></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Bonus</strong> </span>: Al Ma&#8217;tsurat Wazifah Kubra, Daftar Nama Surah, Jadwal Shalat, Doa Sujud Tilawah dan Pedoman Praktis Berwaqof<br />
<strong>Harga</strong> : Rp <span style="text-decoration: line-through;">47.000</span> <strong><span style="color: #ff0000;">44.600</span></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.quranpoin.com/al-quran-dan-anak/syaamil-al-quran-special-for-women/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghafal Al-Qur&#8217;an Dalam Sebulan (Buku)</title>
		<link>http://www.quranpoin.com/buku-panduan-al-quran/menghafal-al-quran-dalam-sebulan-buku/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=menghafal-al-quran-dalam-sebulan-buku</link>
		<comments>http://www.quranpoin.com/buku-panduan-al-quran/menghafal-al-quran-dalam-sebulan-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 07:59:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Quran Poin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Panduan Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Penghafal Alquran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.quranpoin.com/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda sudah menyerah untuk menjadi seorang Hafidz atau penghafal Al Qur’an? Apakah Anda sudah menerapkan berbagai metode dan tips agar dapat menghafal Al Qur’an, akan tetapi Anda tidak juga berhasil? Padahal, apabila Anda hafal Al Qur’an, Anda akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah, mahkota kehormatan akan disematkan dia atas kepala Anda, Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-462" title="hafal-quran-sebulan" src="http://www.quranpoin.com/v1/wp-content/uploads/2010/08/hafal-quran-sebulan.jpg" alt="" width="144" height="210" /> Apakah Anda sudah menyerah untuk menjadi seorang Hafidz atau penghafal Al Qur’an?  Apakah Anda sudah menerapkan berbagai metode dan tips agar dapat menghafal Al Qur’an, akan tetapi Anda tidak juga berhasil? <span id="more-461"></span></p>
<p>Padahal, apabila Anda hafal Al Qur’an, Anda akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah, mahkota kehormatan akan disematkan dia atas kepala Anda, Anda akan mendapatkan nikmat seperti nikmat yang dimiliki para Nabi, dan mendapatkan berbagai keutamaan lainnya.</p>
<p>Melalui buku ini, Ir.Amjad Qosim coba menawarkan metode menghafal Al Qur’an dalam waktu yang singkat.  Tidak tanggung-tanggung, hanya dalam waktu sebulan, Anda dapat mengahafalnya secara keseluruhan, jika Anda mau menerapkan metode yang ia tawarkan.</p>
<p>Bukan cuma para santri dan mereka yang masih muda belia, yang dapat menerapkan metode ini, siapapun bisa.  Karena di dalam satu bab, penulis memaparkan tiga pengalaman yang kesemuanya adalah ibu rumah tangga, yang memiliki tugas dan kewajiban untuk mengurus rumah tangga dan mendidik anak.  Dengan semangat yang tinggi dan diiringi doa, akhirnya merekapun dapat menghafal Al Qur’an dalam waktu yang singkat.</p>
<p>Karena begitu menarik dan pentingnya buku ini, maka kami berusaha menghadirkannya ke hadapan Anda.  Semoga dengan hadirnya buku ini, kita akan terpacu lebih giat lagi untuk menghafal Al Qur’an.  Selamat mengambil manfaat dari buku ini.</p>
<p>Judul Asli:<br />
<strong>Kaifa Tahfadzul Qur’anal Karim fisy Syahr</strong><br />
Judul Edisi Bahasa Indonesia:<br />
<strong>Hafal Al Qur’an dalam Sebulan</strong></p>
<p>Penulis: Ir. Amjad Qosim<br />
Cetakan I: Sya’ban 1429 H./ Agustus 2008 M<br />
Penerbit: Qiblat Press, Solo</p>
<p>Harga Rp. <span style="text-decoration: line-through;">26.000</span><strong> </strong><strong><span style="color: #ff0000;">22.000</span></strong></p>
<p><strong>Daftar Isi</strong>:</p>
<ul>
<li>Mukadimah</li>
<li>Bagaimana Mungkin Menghafal Al-Qur’an Hanya dalam Waktu Sebulan?</li>
<li>Bagaimana Cara Meningkatkan Kesungguhan dan Menguatkan Tekad untuk Mencapai Tujuan?</li>
<li>Karakteristik Orang-orang yang Memiliki Kesungguhan Tinggi (Himmah ‘Aliyah) &amp; Faktor-faktor yang Dapat Meningkatan Kesungguhan</li>
<li>Pengalaman Para Penghafal Al-Qur’an yang Berhasil Mengkhatamkan Hafalannya dalam Waktu Singkat</li>
<li>Perjalanan untuk Menemukan Jati Diri</li>
<li>Langkah Praktis Sebelum Memulai Hafalan</li>
<li>Seni Mengkonsentrasikan Pikiran, Sebelas Hambatan Konsentrasi &amp; Lima Langkah untuk Mendapatkan Ketrampilan Berkonsentrasi</li>
<li>Kiat Melepaskan Diri dari Berbagai Penghalang dalam Menghafal Al-Qur’an dan  Melakukan Muraja‘ah (Mengulang-ulang Hafalan)</li>
<li>Sebab-sebab yang Membuat Para Penghafal Al-Qur’an Mampu Menghafal dalam Waktu Singkat</li>
<li>Metode Menghafal Al-Qur’an</li>
</ul>
<p style="padding-left: 30px;">- Metode yang Efektif untuk Mempertahankan Hafalan dalam Waktu yang Lama<br />
- Metode Lain yang Efektif untuk Melakukan Muroja’ah dan Menghafal dengan     cepat</p>
<ul>
<li>Metode Muraja‘ah Hafalan Al-Qur’an</li>
<li>Kaidah dalam Melakukan Muraja‘ah</li>
<li>Doa-doa agar Dimudahkan dan Dimantapkan dalam Menghafal Al-Qur’anul Karim</li>
</ul>
<p style="padding-left: 30px;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.quranpoin.com/buku-panduan-al-quran/menghafal-al-quran-dalam-sebulan-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Kuat Hafalan Al-Qur&#8217;an Terjaga Seumur Hidup (Buku Revolusi Menghafal Al-Qur&#8217;an)</title>
		<link>http://www.quranpoin.com/buku-panduan-al-quran/cara-kuat-hafalan-al-quran-terjaga-seumur-hidup-buku-revolusi-menghafal-al-quran/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=cara-kuat-hafalan-al-quran-terjaga-seumur-hidup-buku-revolusi-menghafal-al-quran</link>
		<comments>http://www.quranpoin.com/buku-panduan-al-quran/cara-kuat-hafalan-al-quran-terjaga-seumur-hidup-buku-revolusi-menghafal-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 18:11:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Quran Poin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Panduan Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.quranpoin.com/?p=449</guid>
		<description><![CDATA[Adakah seorang Muslim yang tidak ingin hafal Al-Qur&#8217;an? Secara jujur, pastilah setiap Muslim menginginkannya. Jaminan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat terpampang jelas bagi mereka yang ikhlas dalam menghafalnya. Namun, usaha untuk menghafal Al-Qur&#8217;an seringkali berhadapan dengan berjuta kendala. Mulai dari waktu yang tersedia, kemampuan menghafal, hingga hilangnya hafalan. Judul : REVOLUSI MENGHAFAL AL-QUR&#8217;AN, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-458" title="revolusi-quran2" src="http://www.quranpoin.com/v1/wp-content/uploads/2010/08/revolusi-quran2-204x300.jpg" alt="" width="204" height="300" />Adakah seorang Muslim yang tidak ingin hafal Al-Qur&#8217;an? Secara jujur,  pastilah setiap Muslim menginginkannya. Jaminan kebahagiaan hidup di  dunia dan di akhirat terpampang jelas bagi mereka yang ikhlas dalam  menghafalnya. Namun, usaha untuk menghafal Al-Qur&#8217;an seringkali berhadapan dengan  berjuta kendala. Mulai dari waktu yang tersedia, kemampuan menghafal,  hingga hilangnya hafalan.<span id="more-449"></span></p>
<p>Judul : REVOLUSI MENGHAFAL AL-QUR&#8217;AN, Cara Menghafal, Kuat Hafalan dan Terjaga Seumur Hidup<br />
Penerbit  : Insan Kamil<br />
Penulis : Yahya Abdul Fattah Az-Zawawi (Al-Hafizh)<br />
Tebal : 180 hlm<br />
Harga : Rp<span style="text-decoration: line-through;"> 24.000</span><span style="color: #ff0000;"> <strong>21.600</strong></span></p>
<p>Dalam buku ini, penulisnya, Syaikh Yahya Abdul Fattah Al-Zawawi, seorang pembimbing para penghafal Al-Qur&#8217;an dari timur tengah menjawab realita tersebut dengan menuangkan hasil pengalamannya selama 40 tahun sebagai pengajar sekaligus pendidik di dunia hafalan Al-Qur&#8217;an.</p>
<p>Selain menyajikan metode menghafal Al-Qur&#8217;an secara cepat dan realistis, beliau juga mengetengahkan sejumlah bimbingan agar hafalan tertanam kuat, di dalam benak Anda.</p>
<p>Buku ini merupakan HASIL RISET 40 TAHUN dalam bidang pengajaran Al-Qur&#8217;an. Maka sudah selayaknya jika kita menyimak dengan seksama hasil coba yang beliau paparkan dalam buku ini.</p>
<p>Buku ini juga akan membantu Anda untuk menghafal Al-Qur&#8217;an dan memberikan rancangan hafalan, tabel harian dan ulangan hafalan. Karena di dalamnya terdapat langkah-langkah untuk menghafal Al-Qur&#8217;an dari awal surah Al-Baqarah hingga akhir mushaf  Al-Qur&#8217;an</p>
<p>DAFTAR ISI</p>
<p>Bab 1. KEUTAMAAN AL-QUR&#8217;AN DAN PENGHAFALNYA<br />
Bab 2. FAIDAH-FAIDAH BAGI PENGHAFAL AL-QUR&#8217;AN<br />
Bab 3. MENGAPA SAYA MENGHAFAL AL-QUR&#8217;AN?<br />
Bab 4. SEBAB-SEBAB YANG MEMBANTU ANDA DALAM MENGHAFAL AL-QUR&#8217;AN<br />
Bab 5. PENTINGNYA MENGETAHUI AL-MUTASYABIHAT DALAM AL-QUR&#8217;AN<br />
Bab 6. METODE MENGHAFAL AL-QUR&#8217;AN<br />
Bab 7. TEKNIK MURAJA&#8217;AH HAFALAN AL-QUR&#8217;AN<br />
Bab 8. TABEL HAFALAN DAN MURAJA&#8217;AH</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.quranpoin.com/buku-panduan-al-quran/cara-kuat-hafalan-al-quran-terjaga-seumur-hidup-buku-revolusi-menghafal-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agar Anak Mencintai Al-Qur&#8217;an (Buku)</title>
		<link>http://www.quranpoin.com/al-quran-dan-anak/agar-anak-mencintai-al-quran-buku/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=agar-anak-mencintai-al-quran-buku</link>
		<comments>http://www.quranpoin.com/al-quran-dan-anak/agar-anak-mencintai-al-quran-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 17:32:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Quran Poin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Qur'an dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.quranpoin.com/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[Ingin anak Anda dekat dan senang dengan Al-Qur&#8217;an??? Kalau begitu, kami ucapkan Selamat!! Sungguh sebuah niat dan keinginan yang mulia. Namun demikian, sungguh ini bukan pekerjaan yang mudah bagi Anda, apalagi sekarang, apalagi kalau dilakukan hanya dengan sisa-sisa waktu dari Anda, setelah seharian letih bekerja. Tantangan dan saingan yang harus dihadapi begitu banyak dan dahsyat! [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-447" title="Agar Anak Mencintai Al-Qur'an" src="http://www.quranpoin.com/v1/wp-content/uploads/2010/08/agar_anak_bacaQuran.jpg" alt="" width="105" height="163" />Ingin anak Anda dekat dan senang dengan Al-Qur&#8217;an??? Kalau begitu, kami  ucapkan Selamat!! Sungguh sebuah niat dan keinginan yang mulia. Namun  demikian, sungguh ini bukan pekerjaan yang mudah bagi Anda, apalagi  sekarang, apalagi kalau dilakukan hanya dengan sisa-sisa waktu dari  Anda, setelah seharian letih bekerja. Tantangan dan saingan yang harus  dihadapi begitu banyak dan dahsyat! <span id="more-442"></span></p>
<p><strong>Judul</strong> : AGAR ANAK MENCINTAI AL-QUR&#8217;AN<br />
<strong>Penerbit</strong> : Pustaka Al-Kautsar<br />
<strong>Penulis</strong> : Dr. Sa&#8217;ad Riyadh<br />
<strong>Tebal</strong> : 120 hlm<br />
<strong>Harga</strong> : Rp <span style="text-decoration: line-through;">20.000</span> <strong><span style="color: #ff0000;"><strong>18.000</strong></span></strong></p>
<p><strong></strong>Siaran TV yang 24 jam dengan beragam  tayangannya; Lagu-lagu yang melenakan dan dentuman Musik dari band-band  baru yang terus membanjiri tanah air, yang meski kita tidak menyalakan  radio atau tapepun tetap saja terdengar dari tetangga atau warung  sebelah.</p>
<p>Belum lagi Internet yang sudah hadir di rumah-rumah kita dengan situs-situs jejaring sosialnya yang bisa menyibukkan siapapun termasuk suami ketimbang istrinya atau sebaliknya; playstation yang mewabah hingga ke pelosok kampung terpencil, hingga kita sering mendengar ada anak membolos dari sekolah gara-garanya atau uang SPP beberapa bulan tak terbayarkan karena dipakai bermain dengannya. Belum lagi piranti-piranti canggih yang bisa mengalihkan perhatian anak-anak kita, MP3, MP4, MP5, Ipod, Ipad,dll. Meski tidak semuanya merugikan karena beberapa adalah sarana yang bersifat netral. Sehingga tentunya bisa juga kita manfaatkan sebagai sarana kebaikan, misalnya sarana untuk lebih mendekatkan keluarga kita dengan Al-Qur&#8217;an.</p>
<p>Suatu Fakta yang sulit dibantah bahwa lantunan bacaan Al-Qur&#8217;an di rumah-rumah umat Islam nyaris tidak lagi terdengar. Apalagi di malam hari. Anak-anak dan para remaja lebih khusyuk menikmati sinetron telenovela dan drama percintaan. Boro-boro, baca Qur&#8217;an,bahkan, tidak jarang ibu dan anaknya terlihat berebut <em>remote control</em> TV.Itulah ironi yang terjadi di negeri dengan umat Islam terbesar di dunia.</p>
<p>Selanjutnya kita hanya bisa membayangkan generasi seperti apa yang akan memenuhi negeri ini di masa mendatang. Apakah &#8216;generasi Idols&#8217;, yang berebut untuk menjadi idola dan superstar? atau &#8216;generasi selebriti&#8217;, yang bergaya hidup hedonis meski ekonomi pas-pasan?  ataukah generasi yang waktunya disibukkan untuk mengikuti audisi-audisi pencari bakat agar menjadi orang kaya dan terkenal? atau &#8216;generasi putus asa&#8217; karena merasa tidak memiliki apa-apa yang bisa membuat orang menoleh pada mereka?.</p>
<p>Sebelum semuanya terlambat, sesegera mungkin Kita sebagai orang tua harus menyadari dan memberikan porsi utama dari waktu kita untuk belajar bagaimana membimbing anak-anak kita agar menjadi  generasi pencinta Al-Qur&#8217;an. Rindu rasanya hati ini, ketika membaca kisah-kisah para ulama terdahulu, yang walaupun belum ada listrik, hanya temaram pelita, tapi lantunan bacaan Qur&#8217;an dari mulut-mulut setiap penghuni rumah tersebut bagai suara lebah yang memenuhi rumah-rumah mereka. Rindu dan ingin untuk bisa menghadirkan kebiasaan ini di rumah-rumah kita.</p>
<p>Lewat buku yang ditulis dengan bahasa yang sangat sederhana dan mudah difahami ini, Anda akan mempelajari metode terbaik mengajarkan Al-Qur&#8217;an kepada anak-anak; langkah-langkah apa saja yang perlu ditempuh untuk merangsang anak-anak mencintai Al-Qur&#8217;an; Sarana apa saja yang paling baik digunakan untuk membuat anak-anak agar dapat menghafal Al-Qur&#8217;an; Apa saja hambatan dan rintangan yang biasanya terjadi saat mendidik anak dengan Al-Qur&#8217;an dan bagaimana cara pemecahannya; bagaimana cara menguji sejauh mana kecintaan anak kepada Al-Qur&#8217;an dan banyak lagi hal-hal lain yang berkaitan dengan kemampuan pendidik untuk menanamkan kecintaan anak-anak terhadap kalamullah ini sehingga mereka mau menghafalkannya.</p>
<p><strong>Pasal Pertama</strong><br />
Kemampuan Mendidik dan Kaitannya dengan Keharmonisan antara Anak dan Al-Qur&#8217;an</p>
<p><strong>Pasal Kedua</strong><br />
Bagaimana Kita Menjadikan Al-Qur&#8217;an Dicintai Anak Pada Usia Dini</p>
<p><strong>Pasal Ketiga</strong><br />
Bagaimana Kita Menjadikan Al-Qur&#8217;an Dicintai Anak Pada Usia Dini (6-12 tahun)<br />
<strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal Keempat</strong><br />
Bagaimana Menjadikan Al-Qur&#8217;an Dicintai Anak-anak Pada Usia Dewasa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.quranpoin.com/al-quran-dan-anak/agar-anak-mencintai-al-quran-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak Kecil 3 Tahun Hafal Al-Quran (Video &#8211; YouTube)</title>
		<link>http://www.quranpoin.com/al-quran-dan-anak/anak-kecil-3-tahun-hafal-al-quran-video-youtube/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=anak-kecil-3-tahun-hafal-al-quran-video-youtube</link>
		<comments>http://www.quranpoin.com/al-quran-dan-anak/anak-kecil-3-tahun-hafal-al-quran-video-youtube/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 13:18:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>QuranPoin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Qur'an dan Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.quranpoin.com/?p=419</guid>
		<description><![CDATA[Menghafal Al-Qur&#8217;an pada usia belia adalah hal yang banyak bisa kita jumpai pada diri ulama besar Islam. Banyak diantara ulama telah hafal Al-Quran pada usia 10 tahun. Ini berarti mereka telah mendapatkan pembelajaran Alquran sejak beberapa masa sebelumnya. Video berikut menayangkan seorang anak 3 tahun tengah membacakan hafalan Al-Qur&#8217;annya. Mudah-mudahan dapat menyemangati kita untuk terus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menghafal Al-Qur&#8217;an pada usia belia adalah hal yang banyak bisa kita jumpai pada diri ulama besar Islam. Banyak diantara ulama telah hafal Al-Quran pada usia 10 tahun. Ini berarti mereka telah mendapatkan pembelajaran Alquran sejak beberapa masa sebelumnya. Video berikut menayangkan seorang anak 3 tahun tengah membacakan hafalan Al-Qur&#8217;annya. Mudah-mudahan dapat menyemangati kita untuk terus belajar dan mengajarkan Alquran pada anak-anak. ”<em>Sebaik-baik orang diantara kalian adalah orang yang mempelajari </em><em>Al</em><em>-Qur’an dan mengajarkannya</em>.” (HR. Bukhari). Dan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas “Orang yang tidak  mempunyai hafalan Al Qur’an sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang  mau runtuh (HR. Tirmidzi)<span id="more-419"></span></p>
<p>Tidak banyak informasi yang kami ketahui tentang anak kecil ini. Sebagian  sumber menginformasikan nama anak tersebut Farah Abdul Rahman (3 tahun)  dari Aljazair. Bila Anda mengetahui informasi lainnya tentang hal ini  silakan ditambahkan melalui komentar di bawah ini.</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="350" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/dYEmxAC-xtw&amp;hl=en_US&amp;fs=1" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="350" src="http://www.youtube.com/v/dYEmxAC-xtw&amp;hl=en_US&amp;fs=1"></embed></object></p>
<p>Tahukah Anda, ayat-ayat pada surat apakah yang tengah ia baca?</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="350" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/tn4Pbwg8EJE" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="350" src="http://www.youtube.com/v/tn4Pbwg8EJE"></embed></object></p>
<p>Abu Hurairah ia berkata, “Telah  mengutus Rasulullah SAW sebuah      delegasi yang banyak jumlahnya,  kemudian Rasul mengetes hafalan mereka,      kemudian satu per satu  disuruh membaca apa yang sudah dihafal, maka      sampailah pada Shahabi  yang paling muda usianya, beliau bertanya,      “Surat apa yang kau  hafal? Ia menjawab,”Aku hafal surat ini.. surat      ini.. dan surat Al  Baqarah.” Benarkah kamu hafal surat Al      Baqarah?” Tanya Nabi lagi.  Shahabi menjawab, “Benar.” Nabi      bersabda, “Berangkatlah kamu dan  kamulah pemimpin delegasi.”      (HR. At-Turmudzi dan An-Nasa’i).</p>
<p>Nabi Saw memberikan      amanat pada para hafizh dengan mengangkatnya  sebagai pemimpin delegasi, meski muda usianya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.quranpoin.com/al-quran-dan-anak/anak-kecil-3-tahun-hafal-al-quran-video-youtube/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku Wariskan Moral Bagi Anakku (Buku)</title>
		<link>http://www.quranpoin.com/buku-parenting/aku-wariskan-moral-bagi-anakku-buku/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=aku-wariskan-moral-bagi-anakku-buku</link>
		<comments>http://www.quranpoin.com/buku-parenting/aku-wariskan-moral-bagi-anakku-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 13:30:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>QuranPoin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.quranpoin.com/?p=430</guid>
		<description><![CDATA[“Suatu saat saya dan anak laki-laki saya membeli engsel pintu di sebuah toko bangunan, namun waktu sesampainya di rumah ternyata  jumlah sekrupnya kelebihan satu. Anak saya yang ketika itu masih duduk di bangku SD meminta saya untuk mengembalikan satu sekrup itu, bahkan dia menawarkan diri untuk mengembalikannya ke toko. Saya merasa terharu dan bersyukur pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Suatu saat saya dan anak laki-laki saya membeli engsel pintu di sebuah toko bangunan, namun waktu sesampainya di rumah ternyata  jumlah sekrupnya kelebihan satu. Anak saya yang ketika itu masih duduk di bangku SD meminta saya untuk mengembalikan satu sekrup itu, bahkan dia menawarkan diri untuk mengembalikannya ke toko. Saya merasa terharu dan bersyukur pada Allah karena kejujuran telah tertanam baik dalam jiwa anak saya. <span id="more-430"></span></p>
<p>Kejadian yang juga mengharukan sekaligus membahagiakan terjadi pada perempuan saya yang duduk di kelas III sebuah SMA Negeri di Surabaya. Sepulang ujian dia mengatakan dikucilkan teman-teman sekelasnya karena tidak mau diajak tidak jujur dalam mengerjakan ujian nasional. Sebelum ujian, teman-temannya berlatih mensimulasikan cara mencontek dan bahkan mereka menyewa joki saat ujian.<br />
Dua kejadian diatas membuat saya dan istri sebagai orang tua merasa bangga, bahagia dan bersyukur karena kami telah mewariskan sesuatu yang berharga, yaitu moral. Dan Kami rasa tidak ada warisan yang paling berharga untuk diwariskan pada ana-anak selain moral.</p>
<p>Buku “Aku Wariskan Moral Bagi Anakku” yang ditulis oleh Ustadz Miftahul Jinan ini semakin meyakinkan saya bahwa moral atau akhlak yang tertanam dengan baik saat anak tumbuh kembang adalah warisan terbaik yang seharusnya kita tinggalkan untuk mereka.</p>
<p>Penulis buku ini berhasil merangkai dengan sederhana tapi indah antara tiga aspek yaitu : psikologi, agama dan pengalamana hidup penulis dalam mendidik anak-anaknya. Sehingga memberikan inspirasi yang mengalir deras bagi yang membacanya tanpa harus mengernyitkan kening mereka.</p>
<p>Seperti apa kesederhanaan, keindahan dan inspirasi dari buku ini? Nampaknya Anda harus membuktikannya sendiri.”</p>
<p>(<strong>Drs. Masruri</strong>, Direktur Kualita Pendidikan Indonesia (KPI))</p>
<p><span style="color: #ffffff;">.</span></p>
<p>“Seharusnya semangat mewariskan moral yang dimulai sejak dini memang perlu bagi orang tua melebihi semangat mereka untuk mewariskan harta benda kepada anak-anak. Hal ini agar anak tidak terlantar dan menjadi beban bagi orang lain kelak ketika ditinggalkan. Buku ini mampu menyadarkan kembali akan semangat pewarisan tersebut”</p>
<p>(<strong>Jamil Azzaini</strong>, Inspirator Sukses Mulia, Pendiri Sekolah dan Pesantren Wirausaha Gratis di Lampung dan Klaten, Direktur Kubik Leadership Training)<br />
<span style="color: #ffffff;">.</span></p>
<p>“Kata orang arif dan bijak : Suatu bangsa itu hanya akan kuat dan jaya bila akhlak mulia menghiasi kehidupan mereka. Bila tidak, tunggulah hari kehancurannya. Rasulpun diutus semata-mata untuk membangun moralitas dan akhlak yang luhur. Dalam konteks makhluk yang bernama manusia semuanya terlahir dalam kondisi fitrah hanifah, suci, dan bersih bagaikan kertas putih tanpa noda.</p>
<p>Berikutnya keluarga dan khususnya orang tualah yang menentukan warnanya. Namun tentunya membangun moral memerlukan kesiapan dalam banyak hal seperti metode dan tekniknya.</p>
<p>Buku ini akan sangat membantu kita semua untuk mewujudkannya. “</p>
<p><span style="color: #ffffff;">.</span><br />
(<strong>Prof. Dr. H.M. Roem Rowi, MA</strong> – Direktur Tarbiyah Masjid Al Akbar Surabaya dan Guru Besar IAIN Surabaya)<br />
<span style="color: #ffffff;">.</span><br />
“Buku ini terasa menuntun kita para orang tua dan guru untuk menjalankan misi diutusnya Rasulullah saw ke dunia, sebagaimana dalam sabda beliau : “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak”. Dengan membaca uraian dalam buku ini, kandungan misi Rasulullah saw itu lebih mudah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari</p>
<p><strong>(Mohammad Zahri, M.Pd</strong>, Kepala Departemen Pendidikan dan SDM LPI Al Hikmah Surabaya)</p>
<p><span style="color: #ffffff;">.</span></p>
<p>“Membangun moral anak sejak dini merupakan langkah cerdas membentengi buah hati kita dari terpaan “angin putting beliung” kemerosotan moral sebagai dampak dari arus informasi global. Kami sebagai orang tua merasa terbantu di dalma mengarahkan putra-putri menjadi anak yang sholih lewat buku ini“</p>
<p>(<strong>Choirus Syafrudin, S.Psi</strong>, Psikolog dan Konsultan Pendidikan Anak)</p>
<p><span style="color: #ffffff;">.</span></p>
<p>DAFTAR ISI BUKU<br />
AKU WARISKAN MORAL BAGI ANAKKU<br />
I.    ADA  APA DENGAN MORAL?<br />
•    Penulis mengajak pembaca untuk merenungkan misi mengapa Rasulullah saw diutus dan mengusung misi tersebut untuk merancang bangun keluarga dan rumah tangga kita.<br />
•    Potret kisah-kisah keluarga para shalafush shalih maupun jaman sekarang yang menginspirasi, yang mewariskan tradisi/kebiasaan yang luar biasa bagi anak-anak mereka.<br />
•    Wadah apa saja yang perlu dibangun pada diri anak? Moral apa saja yang perlu ditumbuhkan dan dikembangkan dalam diri anak sehingga ia mampu menjalani keseluruhan hidupnya dengan bertumpu pada wadah tersebut?<br />
•    Apakah benar lembaga pendidikan yang menjadi tumpuan harapan sebagian besar para orang tua untuk mendidik moral anak ternyata malah menjadi perusaknya?<br />
•    Kisah-kisah orang-orang yang sukses karena moral dan karakter mereka</p>
<p>II.    TAHAPAN PERKEMBANGAN MORAL<br />
1.    Attachment (usia 0-2 tahun)<br />
2.    Kemandirian dan Percaya Diri (usia 2-4 tahun)<br />
3.    Otoritas (usia 4-6 tahun dan 6-8 tahun)<br />
4.    Moralitas Teman Sebaya (usia 8-14 tahun)<br />
5.    Moralitas Sosial (usia 14-20 tahun)<br />
6.    Moralitas objective dan Hati Nurani (usia 20 tahun hingga dewasa)</p>
<p>III.    ASPEK-ASPEK PENDIDIKAN MORAL<br />
Penulis menguraikan bahwa aspek pendidikan moral mencakup tiga hal yaitu Moral Knowing, Moral Feeling dan Moral Action yang jika pengertiannya dirangkum ke dalam sebuah kata mutiara, mungkin tepat sebagaimana yang dinyatakan oleh Benjamin Franklin, “Tell me and I forgot, teach me and I remember, Involve me and I learn”</p>
<p>IV.    PANDUAN PENDIDIKAN MORAL BAGI ORANG TUA DAN GURU<br />
Dalam Bab ini Penulis menguraikan beberapa teknik yang dapat dilakukan para orang tua agar bisa supermodel bagi putra-putrinya; Praktek Teknik Membentuk Moral; Teknik Merangkai Moral (Yang merupakan kebalikan dari teknik membentuk moral); Moral mana saja yang menjadi prioritas untuk dibangun dalam diri anak menurut beberapa pakar/ilmuwan moral; Tabel Deskripsi yang akan sangat mempermudah orang tua dan guru untuk membuat kegiatan atau mengaitkan peristiwa-peristiwa yang dialami anak sesuai dengan moral yang akan dibangun.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.quranpoin.com/buku-parenting/aku-wariskan-moral-bagi-anakku-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Smart Parents for Smart Students (Buku)</title>
		<link>http://www.quranpoin.com/buku-parenting/smart-parents-for-smart-students-buku/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=smart-parents-for-smart-students-buku</link>
		<comments>http://www.quranpoin.com/buku-parenting/smart-parents-for-smart-students-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 13:40:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>QuranPoin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.quranpoin.com/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang tua, tentu termasuk Anda, akan merasa bahagia saat melihat kenyataan anak-anak Anda sangat menaati Anda. Tanpa harus diperintah, misalnya, mereka bangun pagi sekali dan menyiapkan segala sesuatu untuk menjalani sekolahnya, membantu pekerjaan-pekerjaan Anda sepenuh hatinya, bahkan segera pergi beribadah manakala panggilan untuk beribadah datang menjelang. Sejumlah psikolog melihat hal tersebut sebagai salah satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap orang tua, tentu termasuk Anda, akan merasa bahagia saat melihat kenyataan anak-anak Anda sangat menaati Anda. Tanpa harus diperintah, misalnya, mereka bangun pagi sekali dan menyiapkan segala sesuatu untuk menjalani sekolahnya, membantu pekerjaan-pekerjaan Anda sepenuh hatinya, bahkan segera pergi beribadah manakala panggilan untuk beribadah datang menjelang.<span id="more-433"></span><br />
Sejumlah psikolog melihat hal tersebut sebagai salah satu parameter kesuksesan proses pendidikan. Oleh karena itu, berbahagialah setiap orang tua yang menemukan kenyataan seperti itu. Lantas, bagaimana mereka dapat menciptakan hal demikian?</p>
<p><strong>Smart Parents for Smart Students</strong> adalah panduan cerdas bagi orang tua untuk membangun komunikasi harmonis dan cerdas dengan guru anak-anaknya atau sebaliknya. Tujuannya adalah menciptakan anak-anak cerdas, sehat, berakhlak, berprestasi, mampu menghadapi segala tantangan kehidupan masa depan dan senantiasa menjadi kebanggaan setiap orang tua. Miftahul Jinan, penulisnya, dengan segala kepakaran dan keteladanannya dalam mengajar, menghadiahkan karya bernas ini kepada kita semua.</p>
<p>“Orang tua adalah penentu hitam putihnya anak pada masa depan, bukan guru. Akan tetapi, belum ada sekolah yang khusus mencetak guru cerdas. Saya sangat optimis bahwa buku kecil yang berangkat dari pengamatan cerdas terhadap realitas dan pengalaman lapangan yang intens ini akan sangat membantu orang tua yang ingin sukses menyiapkan generasi rabbani.”<br />
(<strong>Prof. Dr. H.M. Roem Rowi, M.A.</strong>, Direktur Al Akbar Education Center)<br />
<span style="color: #ffffff;">.</span></p>
<p>“Pada era kehidupan global ini, anak-anak kita harus menjadi anak yang luar biasa agar mampu mewarnai dunia. Karena itu kita harus menjadi wonder parents bagi buah hati kita. Buku ini sangat menginspirasi kita untuk dapat menjadi orang tua yang luar biasa bagi buah cinta kita.”</p>
<p>(<strong>Drh. Hamy Wahjunianto, M.M</strong>, Presdir Kualita Pendidikan Indonesia (KPI))<br />
<span style="color: #ffffff;">.</span></p>
<p>“Ada rambu “Wajib Baca” dalam buku ini untuk orang tua yang menyatakan dirinya cinta kepada anak-anaknya; panduan yang benar-benar menjadi solusi para orang tua yang ingin selalu berada di sisi anak selama mereka di sekolah.“</p>
<p>(<strong>Sofie Beatrix</strong>, Manajer Lembaga Ratih Sang, Trainer dan Penulis)</p>
<p><span style="color: #ffffff;">.</span></p>
<p>“ Seringnya penulis buku ini bertemu dengan para guru yang dipadukan dengan pengalamannya mendidik menjadikan beiau mengetahui betul permasalahan dalam pendidikan anak. Buku ini ibarat buku wajib yang harus dibaca orang tua agar bisa bersinergi dengan sekolah menuju keberhasilan pendidikan putra-putrinya.”</p>
<p>(<strong>Drs. Gatot Sulanjono</strong>, Kepala SMP Al Hikmah Surabaya)</p>
<p><span style="color: #ffffff;">.</span></p>
<p>“Sebagai orang tua, harapan kita pasti sama: ingin anak kita kelak menjadi orang sukses. Buku ini membuka perspektif kita guna menyadari peran apa yang harus kita mainkan untuk mengantar mereka menuju masa depan. Penulis berhasil menghadirkan bacaan ringan, tetapi sarat hikmah dan pesan-pesan etika.”</p>
<p>(<strong>Ibu Lahmirza Hanim</strong>, Wali Murid SD Ta’miriyah Surabaya)</p>
<p><span style="color: #ffffff;">.</span></p>
<p>“Buku yang “bulat” menggambarkan betapa komprehensif isinya, banyak sudut yang terbahas, banyak sisi yang terpenuhi. Buku ini membuat setiap wali murid mengerti sebagian kegelisahan dan kebingungan yang ditimbulkan oleh perilaku buah hatinya, serta kekaguman dan kehebatan si kecil yang selama i ni dicari-cari.”</p>
<p>(<strong>Novi A.S, S.Psi</strong>, BP SD Al Hikmah Surabaya)</p>
<p><span style="color: #ffffff;">.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.quranpoin.com/buku-parenting/smart-parents-for-smart-students-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;…Hifzhul Qur’an: Modal Berdakwah&#8221; (Kisah Nyata)</title>
		<link>http://www.quranpoin.com/kisah-penghafal-alquran/%e2%80%a6hifzhul-qur%e2%80%99an-modal-berdakwah-kisah-nyata/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=%25e2%2580%25a6hifzhul-qur%25e2%2580%2599an-modal-berdakwah-kisah-nyata</link>
		<comments>http://www.quranpoin.com/kisah-penghafal-alquran/%e2%80%a6hifzhul-qur%e2%80%99an-modal-berdakwah-kisah-nyata/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 May 2010 15:01:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Quran Poin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Penghafal Alquran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.quranpoin.com/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[(Kisah Nyata Ustadz Abdul Aziz abdul Rauf, Lc Al Hafizh-Mudir Lembaga Tahfizh Al Hikmah Jakarta) Bismillaahirrohmanirrohiim. Bagaimana saya bisa hafal Alquran 30 juz, menurut saya pribadi itu karunia Allah swt. Karena waktu itu kurang lebih tahun 1977, mulai saya kelas 6 SD sampai 2 Aliyah saya hidup dalam arus ghozwul fikri yang besar. Karunia itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Kisah Nyata Ustadz Abdul Aziz abdul Rauf, Lc Al Hafizh-Mudir Lembaga Tahfizh Al Hikmah Jakarta)</p>
<p>Bismillaahirrohmanirrohiim.<br />
Bagaimana saya bisa hafal Alquran 30 juz, menurut saya pribadi itu karunia Allah swt. Karena waktu itu kurang lebih tahun 1977, mulai saya kelas 6 SD sampai 2 Aliyah saya hidup dalam arus ghozwul fikri yang besar. Karunia itu didukung lingkungan yang saya tinggali. Sebanding antara lingkungan yang khair dan syar (baik dan buruk).  Yang baik, kebetulan kedua orang tua mengajar Alquran dan cukup gigih untuk mengajar Alquran (kedua orang tua saya tidak hafizh). <span id="more-405"></span>Dari subuh sampai jam 8, ibu mengajar di rumah, bapak di masjid, begitulah sampai siang dan sore setiap hari. Jadi dari kecil saya sudah diajarkan oleh bapak dan ibu tidak hanya dengan perkataan tapi juga memberi uswah secara langsung. Saya bertiga kakak dan adik sejak kecil diajak mencintai Alquran.</p>
<p>Kebetulan di kampung saya di Jalan Dana karya Surabaya memang sudah banyak acara yang berhubungan dengan Alquran meskipun tidak sesemarak sekarang.  Misalnya acara tasmi’ yang di Surabaya orientasinya mengkhatamkan. Tapi kalau di Jakarta tasmi’ itu orientasinya mentadaburkan. Hal ini sangat memacu saya untuk mulai menghafal sehingga waktu itu saya mengkoleksi kaset-kaset para hafidz yang bagus, diperdengarkan di rumah atau saya menghadiri acaranya. Saya berpikir kalau dia bisa hafal kenapa saya tidak bisa, padahal makannya sama. Itu beberapa faktor yang menggugah saya. Orang tua saya sendiri tidak pernah secara langsung mewajibkan saya menghafal Alquran, tapi mereka sering membanggakan para hafizh.<br />
Sekitar tahun 1984, saya mulai menghafal Alquran. Ada satu hal yang cukup menarik yang mungkin bisa dijadikan renungan bagi remaja. Waktu itu saya berpikir pekerjaan apa yang bisa saya lakukan biar jadi kenangan saat saya berusia 20 ke atas, saat dimana saya mempunyai tanggung jawab. Saya melihat tetangga ada yang juara MTQ dengan bangganya memajang pialanya. Saya melihat tetangga yang juara balap sepeda se-propinsi dengan bangganya memamerkan pialanya. Waktu remajanya berhasil mengukir kenangan bagi dirinya. Itulah yang jadi bahan renungan saya. Tentunya saya tidak mungkin jadi juara balap sepeda atau sibuk menjadi juara Qori’. Setelah saya pikirkan lebih dalam, menghafal 30 juz itu yang lebih berarti dan bisa menjadi kenang-kenangan indah di masa dewasa.<br />
Sejak itu saya menghafalkan Alquran dibimbing oleh Ustadz Abdul Aziz Hasanan. Beliau alumni Pesantren Madrasatul Qur’an Tebu Ireng Jombang Jawa Timur. Saat itu beliau baru pertama kali berada di kampung saya. Beliau melihat diri saya berbakat dan beliau antusias untuk membimbing saya. Kurang lebih 6 bulan saya sudah hafal tapi masih dalam tingkat setor saja, maksudnya bukan sampai pada tingkat hafalan yang rosikh (mantap dan lancar). Sejak saat itulah saya dianggap murid yang pertama dari cikal bakal pesantren Tahfizhul Quran Sunan Giri. Alhamdulillah pesantren itu cukup berkembang dan cukup banyak hafizh-hafizh yang dihasilkan.<br />
Godaan setelah itu memang semakin banyak. Sebelumnya kelas satu dan dua, mungkin setiap orang pernah hidup dalam kejahiliyahan. Alhamdulillah setelah kelas tiga, saya dapat mengatasinya. Saya berpikir kalau saya tetap begini betapa banyaknya dosa yang akan saya tanggung. Godaan-godaan itu ditekan dengan hifzhul Quran ini.<br />
Soal lupa saya rasa itu biasa. Lupa itu ada yang alami dan yang non alami. Saya kira orang yang baru pertama kali menghafal lupanya lupa alami, ada juga yang sudah banyak menghafal tapi juga lupa, ini lupa alami. Kalau sengaja tidak mengulang dan tidak bertilawah secara kontinyu ini merupakan lupa yang non alami.<br />
<strong>Sehari Hanya Bersama Alquran</strong><br />
Waktu, pada saat itu bagi saya benar-benar merupakan suatu barokah. Dari jam enam saya berangkat sekolah. Kebetulan jarak sekolah harus saya tempuh satu atau dua jam dengan bis kota. Dalam bis itulah saya gunakan untuk menghafal dan memahami makna ayat yang akan disetorkan besoknya. Saya bawa terjemahan, dan sampai sekarang terjemahan Alquran itu masih ada. Kemudian sampai di sekolah ada saja jam-jam kosong dan saya manfaatkan untuk mengulang. Mulai menghafal ayat-ayat yang akan saya setorkan besoknya.</p>
<p>Setelah kurang lebih satu setengah jam istirahat sampai Ashar saya mengajar Bahasa Arab untuk anak-anak. Setelah maghrib, mengulang kembali apa yang saya hafalkan ketika dhuhur. Saat itu juga saya sempatkan zikir dalam bentuk tilawah. Kurang lebih jam 20.00, kegiatan menghafal berhenti, saya mulai belajar pelajaran yang lain. Jam 2 saya bangun dan qiyamullail sambil mengulang apa yang akan saya setorkan besoknya sehingga hafalan itu disetorkan dalam keadaan yang optimal. Disamping itu saya punya program untuk menjadikan hari-hari khusus seperti Hari Ahad sebagai yaumul Quran. Jadi apa yang sudah saya hafal satu pekan diulang sebanyak-banyaknya di hari itu.<br />
Di Jakarta, saya masuk LPBA (Lembaga Pendidikan Bahasa Arab)Yang masih beralamat di Raden Saleh. Saya diijinkan oleh guru saya walaupun sebelumnya beliau cukup ragu dengan keadaan Jakarta apakah saya dapat mempertahankan hafalan. Oleh karena itu, yang pertama saya lakukan adalah mencari teman yang juga hafal Alquran. Saya tinggal bersamanya dan sama-sama menjaga hafalan. Diantaranya saya menjaganya dengan mengkhatamkan Alquran paling lama sepekan. Biasanya sekali tiga hari saya khatam. Tapi satu saat perlu juga mengasingkan diri dalam rangka menjaga hafalan. Saya pernah tinggal di Istiqlal sehari penuh untuk mengulang hafalan saya baik sendirian atau dengan teman yang juga hafal.<br />
Satu hal yang penting bagi calon hafizh, bergurulah pada orang yang sanadnya jelas. Alhamdulillah Ustadz Abdul Aziz Hasanan memberikan semacam kepercayaan kepada saya semacam ijazah berupa sanad, disitu disebutkan saya belajar dari Ustadz Abdul Aziz Hasanan dan Beliau belajar dari Kyai Adnan Ali dan seterusnya sampai kepada sahabat dan Rasulullah saw.<br />
Hal lain adalah penguasaan Bahasa Arab. Alhamdulillah saya sudah cukup lama belajar Bahasa Arab. Tapi bukan berarti tidak bisa Bahasa Arab tidak bisa menghafal. Karena buktinya hampir seimbang yang bisa Bahasa Arab banyak yang tidak hafal, yang tidak bisa Bahasa Arab banyak yang hafal.<br />
Masalah lainnya adalah tanamkan sidqunniyah dan keikhlasan dalam diri kita. Allah swt Maha Tahu akan niat kita. Kadang kita sendiri belum berbuat apa-apa tapi sudah memagari diri dari Alquran. Inilah halangan besar bagi orang yang berniat menghafal Alquran. Mereka berpikir nanti ma’isyah mereka akan terganggu, kuliahnya akan terganggu dan lain-lain. Bahkan ada yang mengatakan bahwa menghafal Alquran itu menganggu dakwah, padahal Alquran itu merupakan modal berdakwah. Ini perkataan yang perlu diluruskan. <strong></strong></p>
<p><strong>Pertama</strong>, ia harus cinta membaca dan mendengarkan tilawah. <strong>Kedua</strong>, sisihkan waktu satu atau dua jam untuk mengutak-atik bagaimana ayat itu bisa berada dalam pikirannya. <strong>Ketiga</strong>, barulah kita memohon pada Allah swt, Ya Allah permudahlah saya, limpahkanlah taufikMu. Nanti  Allah swt akan memberi jalan pada kita. Semakin tinggi niat kita, semakin besar kemungkinan kita untuk bisa menghafal 30 Juz. Misalnya jika sidqunniyah kita hanya 10%, mungkin Allah akan memberikan kemudahan untuk bisa menghafal juz ‘amma saja.</p>
<p>Pengaruh makanan?.  Seorang Muslim dituntut untuk bertaharri (waspada) terhadap makanan-makanan yang haram yang banyak tersebar di sekeliling kita. Seperti sabda Rasulullah saw, meski seseorang sudah terbebas dari riba, dia pasti akan mendapat debunya riba.</p>
<p>Tapi agama itu mudah, <em>addinu yusrun, yasir wala tu’asir</em>, permudah jangan mempersulit. Tidaklah seseorang itu mempersulit diin kecuali ia sendiri hidup dalam kesengsaraan. Jadi, kita berusaha saja sebatas kemampuan dan pengetahuan kita tentang makanan tersebut. Insya Allah, pengaruh makanan itu tidak akan nampak pada saat kita beramal shalih sepeti tahfizhul Quran ini. Seperti yang sudah dicontohkan oleh Imam Syafi’i, beliau berusaha mencari sumber bahan makanan yang halal dalam menjaga hafalannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.quranpoin.com/kisah-penghafal-alquran/%e2%80%a6hifzhul-qur%e2%80%99an-modal-berdakwah-kisah-nyata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jurus Jitu Menghafal Al-Qur&#8217;an (Buku)</title>
		<link>http://www.quranpoin.com/buku-panduan-al-quran/jurus-jitu-menghafal-al-quran-buku/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=jurus-jitu-menghafal-al-quran-buku</link>
		<comments>http://www.quranpoin.com/buku-panduan-al-quran/jurus-jitu-menghafal-al-quran-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 06:39:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>QuranPoin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Panduan Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.quranpoin.com/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[Ada begitu banyak keutamaan bagi orang-orang yang berinteraksi sangat dekat dengan kitab suci Al-Quran dan menghafalnya merupakan keutamaan sangat besar dan disediakan tempat yang sangat mulia oleh Allah di dunia maupun di akhirat. Penghafal Al-Quran merupakan orang-orang terpilih di antara hamba-hamba Allah SWT. Mereka ibarat pasukan elite dan khas, sebagai “pasukan khusus pengawal Al-Quran”, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-301" title="jurus-jitu-hafal-quran" src="http://www.quranpoin.com/v1/wp-content/uploads/2010/05/jurus-jitu-hafal-quran.jpg" alt="" width="141" height="210" />Ada begitu banyak keutamaan bagi orang-orang yang berinteraksi sangat dekat dengan kitab suci Al-Quran dan menghafalnya merupakan keutamaan sangat besar dan disediakan tempat yang sangat mulia oleh Allah di dunia maupun di akhirat. Penghafal Al-Quran merupakan orang-orang terpilih di antara hamba-hamba Allah SWT. Mereka ibarat pasukan elite dan khas, sebagai “pasukan khusus pengawal Al-Quran”, dan tentu saja dengan imbalan kemuliaan, keberkahan, atau pahala yang “elite” dan “khas” pula.<span id="more-298"></span></p>
<p>Allah menjamin tidak akan ada yang mampu memalsukan Al-Quran, bahkan  satu ayat pun, sebagaimana tidak akan ada manusia dan jin yang mampu  membuatnya.   Jaminan Allah itu diberikan karena akan selalu hadir para  penghafal Al-Quran dari zaman ke zaman. Kesalahan sedikit pun, disengaja  ataupun tidak disengaja, akan langsung diketahui dan dikoreksi.</p>
<p>Apakah kita tertarik menjadi anggota “pasukan khusus pengawal Quran” itu?</p>
<p>Buku ini menjelaskan secara rinci keutamaan-keutamaan bagi para penghafal Quran dan memberikan tips-tips jitu untuk menghafalkan Al-Quran secara teknis dan rinci. Dalam buku ini ditegaskan, menghafal Al-Quran itu mudah, tidak susah. Allah SWT sendiri yang menegaskannya, berkali-kali. Jadi, siapa pun, dalam usia berapa pun, dapat dengan mudah menjadi seorang penghafal Al-Quran (Hafizh), asalkan mampu memenuhi syarat dan menjalani proses, tahapan demi tahapan, sebagaimana secara gamblang dikupas dalam buku ini.</p>
<blockquote><p><span style="color: #3366ff;"><strong>DAPATKAN BUKU JURUS JITU MENGHAFAL AL-QUR&#8217;AN DI QURANPOIN.COM</strong></span></p>
<p>Harga buku : Rp 22.000 (belum termasuk ongkos kirim)<br />
Order ketik : Nama&lt;spasi&gt;Alamat&lt;spasi&gt;JurusJitu<br />
Kirim ke : 08113405140</p></blockquote>
<div><em>Resensi Buku &#8220;Jurus Jitu Menghafal Al-Qur&#8217;an&#8221;<br />
</em></div>
<h2>Jurus Jitu Menghafal Al-Qur&#8217;an</h2>
<p>Judul buku: Jurus Jitu Menghafal Al-Qur&#8217;an<br />
Penulis: Taufik Hamim Effendi, Lc, MA<br />
Penerbit: Tauhid Media Center</p>
<p>Generasi Khairu Ummat telah merasakan nikmat dan indahnya hidup dalam naungan Al-Qur&#8217;an. Mereka meraih posisi itu didahului dengan adanya keyakinan yang mantap dan budaya amal shalih.Dengan bermodal kekuatan pegangan dan landasan filsafat hidup, yaitu berpegang teguh pada Al-Qur&#8217;an, maka seseorang akan mampu tampil tegar, jelas tempatnya, berpaling mundur bila tertumbuk, sigap dalam menentukan sikap dan tidak akan diombang-ambingkan oleh ketidakpastian situasi.</p>
<p>Para As-Salafusshalih merasakan hal itu karena keoptimalan mereka berinteraksi dengan Al-Qur&#8217;an-tilawah, tadabbur, hifzh, sekaligus mengmalkannya. Oleh karena itu, supaya bisa merasakan nikmat dan indahnya hidup dalam naungan Al-Qur&#8217;an, kitapun harus secara optimal berinteraksi dengan Al-Qur&#8217;an. &#8220;Selamat Menghafal Al-Qur&#8217;an&#8221;</p>
<p><strong>Daftar isi buku Jurus Jitu Menghafal Al-Qur an</strong></p>
<p>Kata Pengantar<br />
Oleh: <strong>Prof. DR. H. Achmad Satori Isma&#8217;il</strong><br />
Ketua Umum Ikatan Da i Indonesia (IKADI)</p>
<p>Pengantar Penulis</p>
<p>JURUS JITU MENGHAFAL AL-QUR AN</p>
<p>Di Bawah Naungan Al-Qur an<br />
Jurus Jitu Menghafal Al-Qur an</p>
<ul>
<li> Jurus pertama: Ikhlas sebagai kunci ilmu dan pemahaman</li>
<li> Jurus kedua: Menjauhi maksiat dan perbuatan dosa</li>
<li> Jurus ketiga: Memanfaatkan masa kanak-kanak dan masa muda</li>
<li> Jurus keempat: Memanfaatkan waktu giat dan segang</li>
<li> Jurus kelima: Memilih tempat yang tepat</li>
<li> Jurus keenam: Motivasi diri dan tekad yang benar</li>
<li> Jurus ketujuh: Memfungsikan semua indera</li>
<li> Jurus kedelapan: Menggunakan satu cetakan mushaf</li>
<li> Jurus kesembilan: Bacaan yang baik dan benar</li>
<li> Jurus kesepuluh: Hafalan yang berikatan</li>
<li> Jurus kesebelas: Memahami makna ayat yang dihafal</li>
<li> Jurus kedua belas: Hafalan yang baik</li>
<li> Jurus ketiga belas: Memiliki bacaan yang berkesinambungan</li>
<li> Jurus keempat belas: Kuatkan hafalan dalam sholat</li>
<li> Jurus kelima belas: Menghafal sendiri sedikit manfaatnya</li>
<li> Jurus keenam belas: Teliti dalam membawa ayat-ayat yang mirip</li>
</ul>
<p>Belajar dan Menghafal Al-Qur an di luar negeri<br />
Tahfidz Qur an untuk Anak Usia 6-8 Tahun<br />
Khusyu Saat Tilawah Al-Qur an<br />
Ingin Menghafal Al-Qur an, Tapi Belum Fasih<br />
Belajar Hifzhul Qur an</p>
<p>Adakah Sosok Penghafal yang Supersibuk?<br />
Kisah sukses seorang ibu<br />
Cerita Pak Amir<br />
Kisah Ibu Maryam<br />
Tidak bisa menghafal tapi mampu menghafal</p>
<p>Belajar dan Menghafal Al-Qur an Sendiri, Mungkinkah?<br />
Do a Qunut, Sunah atau Bid ah?<br />
Belajar Al-Qur an: Bahasa Arab Bahasa Penghuni Sorga?<br />
Basmalah, Ayat Fatihah atau Bukan?</p>
<p>Jurus Jitu Menjaga Hafalan Biar Tidak Cepat Hilang</p>
<ul>
<li> Jurus pertama: Pengaturan waktu</li>
<li> Jurus kedua: Menyediakan waktu khusus</li>
<li> Jurus ketiga: Wirid Al-Qur an</li>
<li> Jurus keempat: Menjadi Imam Shalat</li>
<li> Jurus kelima: Mengajarkan orang lain</li>
<li> Jurus keenam: Mendengarkan bacaan orang lain</li>
<li> Jurus ketujuh: Mendengarkan kaset atau CD Al-Qur an</li>
<li> Jurus kedelapan: Membaca sejarah para penghafal Al-Qur an</li>
<li> Jurus kesembilan: Biasakan membaca tanpa melihat mushaf</li>
<li> Jurus kesepuluh : Jauhi maksiat</li>
</ul>
<p>Umur 66 Tahun Bisa Hafal Al-Qur an?<br />
Kiat Mengajar Anak Tahfizh dalam Target<br />
Tahfizh untuk Anak 4 Tahun<br />
Menghafal Qur an Susah Banget<br />
Kiat Menghafal Surat-Surat Pendek</p>
<p>Urgensi Mempelajari Bahasa Arab<br />
Orang Arab belajar sama non-arab<br />
Bahasa Arab itu mudah<br />
Ketika orang Arab salah berbahasa Arab<br />
Salah tulis surat</p>
<p>Umar marah<br />
Kisah putri Abul Aswad Al-Du ali<br />
Bahasa Ibu</p>
<p>Penutup</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.quranpoin.com/buku-panduan-al-quran/jurus-jitu-menghafal-al-quran-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Bersaudara Bintang Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://www.quranpoin.com/buku-panduan-al-quran/10-bersaudara-bintang-al-quran/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=10-bersaudara-bintang-al-quran</link>
		<comments>http://www.quranpoin.com/buku-panduan-al-quran/10-bersaudara-bintang-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 07:07:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>QuranPoin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Panduan Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.quranpoin.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[10 Bersaudara Bintang Al Qur’an bertutur secara inspiratif kepada kita. Di tengah kesibukan seperti apa pun kita masih berkesempatan untuk menjadikan anak-anak kita sebagai bintang. Buku ini berbagi kisah, bagaimana menularkan semangat dan mengjarkan Al Qur’an kepada anak-anak kita dan apa saja ikhtiar yang bisa ditempuh untuk mengantarkan putra dan putri kita menjadi hafiz Al [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-285 alignleft" title="10-bersaudara-bintang-alquran" src="http://www.quranpoin.com/v1/wp-content/uploads/2010/03/10-bersaudara-bintang-alquran.jpg" alt="" width="252" height="152" />10 Bersaudara Bintang Al Qur’an bertutur secara inspiratif kepada kita. Di tengah kesibukan seperti apa pun kita masih berkesempatan untuk menjadikan anak-anak kita sebagai bintang. Buku ini berbagi kisah, bagaimana menularkan semangat dan mengjarkan Al Qur’an kepada anak-anak kita dan apa saja ikhtiar yang bisa ditempuh untuk mengantarkan putra dan putri kita menjadi hafiz Al Qur’an, terutama di tengah budaya tontonan yang begitu gencar dan sangat vulgar.</p>
<p>Inilah sebuah kisah inspiratif dan luar biasa tentang sebuah keluarga supersibuk yang kesepuluh anaknya tumbuh menjadi bintang.<span id="more-284"></span></p>
<p>Buku ini tentu mengajarkan keteladanan bahwa menghafal Quran itu bisa dilakukan oleh siapa pun, termasuk oleh keluarga yang supersibuk sekalipun. Faktanya sudah sedemikian nyata. Oleh karena itu, sejatinya seluruh keluarga Muslim sudah dapat mulai <img class="alignright size-medium wp-image-287" title="buku-bintang-alquran" src="http://www.quranpoin.com/v1/wp-content/uploads/2010/03/buku-bintang-alquran-197x300.jpg" alt="" width="197" height="300" />membiasakan menghafal Alquran sejak sekarang.</p>
<p>Bagaimana cara dan memulainya? Teladani keluarga 10 bersaudara ini melalui buku 10 Bersaudara Bintang Alquran. Selamat membaca.</p>
<p>Al-Quran adalah satu-satunya kitap suci yang dijamin keasliannya sampai saat ini. Sebagai kitab suci agama samawi, Al-Quran juga turun dari langit yang maha tinggi. Jadi, Al-Quran itu bukan hasil karya manusia. Selain menurunkan Al-Quran, ALLAH SWT juga menjaga kemurnian kitab suci ini sampi hari kiamat tiba.</p>
<p>Untuk itu diciptakanlah jutaan manusia penghafal Al-Quran di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, bahkana ada sepuluh saudara kandung yang mampu menjadi penghafal Al-Quran. Dan yang lebih membanggakan lagi, mereka bukan hanya hafal Al-Quran saja, namun juga punya prestasi pada masing-masing bidang yang digelutinya.</p>
<p>Buku ini memberi ajaran kepada kita semua bahwa menghafal Al-Quran itu dapat dilakukan oleh siapa saja. Untuk itulah sebagai orang muslim kita harus mau belajar untuk menghafal Al-Quran sejak sekarang, tidak perlu ditunda lagi.</p>
<blockquote><p><span style="color: #3366ff;"><strong>DAPATKAN BUKU 10 BERSAUDARA BINTANG AL-QUR&#8217;AN DI QURANPOIN.COM</strong></span></p>
<p>Harga buku : Rp 34.000 (belum termasuk ongkos kirim)<br />
Order ketik : Nama&lt;spasi&gt;Alamat&lt;spasi&gt;BintangQuran<br />
Kirim ke : 08113405140</p></blockquote>
<div><em>Resensi Buku 10 Bersaudara Bintang Alquran</em></div>
<h2>Menjaga Kemurnian Alquran</h2>
<p>Judul buku: 10 Bersaudara Bintang Alquran<br />
Penulis: Izzatul Jannah dan Irfan Hidayatullah<br />
Penerbit: Arkanleema (Sygma Publishing)</p>
<p>Alquran adalah satu-satunya Kitab Suci agama samawi yang terjaga kemurniannya hingga sekarang. Alquran bahkan terbebas dari &#8216;ramuan&#8217; campur tangan si penerimanya sendiri, Muhammad, karena ia adalah Nabi yang ummi, tidak bisa membaca dan menulis. Selain itu, Alquran sendiri menyatakan bahwa ucapan Muhammad itu adalah wahyu (QS An-Najm [53]: 3-4). Sebagai Kitab Suci agama samawi, Alquran tentu turun dan diwahyukan dari &#8216;langit&#8217;, dari Yang Mahatinggi.</p>
<p>Ada banyak bukti yang tidak terbantahkan mengenai argumentasi ini.  Secara nyata, tidak ada seorang manusia pun yang hingga saat ini mampu membuat yang setara dengan Alquran, seperti yang ditantangkan Allah SWT dalam Alquran. Artinya, sangat jelas, Alquran bukanlah karya manusia dan tidak ada campur tangan manusia pula di dalamnya. Secara tertulis, tidak kurang dari 70 ayat dalam Alquran menyatakan bahwa Allah Yang Mahatinggi-lah yang menurunkan Alquran.</p>
<p>Selain menurunkan dan mewahyukan Alquran, Allah SWT berkomitmen menjaga kemurniannya hingga Hari Kiamat. Sebagai salah satu wujud komitmen-Nya, Allah menciptakan jutaan penghafal Alquran di seluruh dunia. Indonesia, sebagai negeri dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, memiliki ribuan penghafal Alquran.</p>
<p>Fakta ini bisa dengan mudah dilihat di masjid-masjid besar saat bulan Ramadhan. Para imam yang mengimami qiyamullail di masjid-masjid itu hampir rata-rata adalah ustadz yang hafal Alquran. Fakta mutakhir tentang hal ini di Indonesia adalah SEPULUH BERSAUDARA PENGHAFAL ALQURAN. Kesepuluh bersaudara ini tidak lahir dari keluarga yang khusus mendalami Alquran. Mereka malah lahir dari ayah yang anggota DPR, sangat sibuk, dan jarang di rumah. Lebih dari itu, ibu mereka juga ternyata pemimpin organisasi wanita besar yang memiliki cabang di 28 provinsi di Indonesia, sangat sibuk, dan sering sekali pulang-pergi ke luar negeri.</p>
<p>Kesepuluh bersaudara ini tidak hanya menjadi bintang dalam hafalan Alquran. Mereka ternyata mampu menorehkan prestasi melangit di sekolahnya masing-masing. Kesepuluh bersaudara ini adalah: Afzalurrahman (24th): Hafal Alquran 30 juz, Teknik Geofisika ITB, Ketua Umum Majelis Taklim Salman ITB, peraih Pertamina Youth Program. Faris Jihady Hanifa (22th): Hafal Alquran 30 juz sejak usia 10 tahun, Fakultas Syariah LIPIA, Juara I Tahfiz Alquran Kerajaan Saudi Arabia.</p>
<p>Maryam Qanitat (20th): Hafal Alquran 30 juz sejak usia 16 tahun, Fakultas Dirasat Islamiyah Jurusan Hadits Al Azhar Islamic University Cairo, Lulusan Terbaik Pesantren Khusnul Khatimah. Scientia Afifah Taibah (18th): Hafal Alquran 26 juz, Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Ahmad Rasikh Ilmi (17th): Hafal Alquran 15 juz, Lulusan Terbaik SMPIT Al Kahfi.</p>
<p>Ismail ghulam Halim (15th): Hafal Alquran 13 juz, Santri Teladan dan Favorit serta Juara Umum SMPIT Al Kahfi. Yusuf Zaim Hakim (14th): Hafal Alquran 9 juz, Peserta Pembinaan Pra-Olimpiade Nasional. Muhammad Syaihul Basyir (13th): Hafal Alquran 30 juz pada saat kelas 6 SD. Hadi Sabila Rosyad (11th): Hafal Alquran 2 juz; Juara I Lomba Membaca Puisi. Himmaty Muyassarah (9th): Hafal Alquran 2 juz.</p>
<p>Bagaimana dari seorang ayah dan ibu yang supersibuk tersebut lahir sepuluh bersaudara yang mampu menjadi bintang hafalan Alquran? Inilah yang secara gamblang dibahas dalam buku ini. Buku dibagi menjadi lima bagian. Bagian pertama menjelaskan bagaimana mereka berkomitmen menjadi &#8216;penjaga&#8217; Alquran. Bagian kedua menjelaskan bagaimana keseluruhan dari keluarga ini berikhtiar membina keluarga qurani.</p>
<p>Bagian ketiga menjelaskan bagaimana seluruh keluarga ini menghadapi tantangan dan menemukan hikmah dalam menghafal Alquran. Bagian keempat menjelaskan profil kesepuluh bersaudara bintang hafalan Alquran. Bagian akhir (kelima) dari buku ini ditutup oleh penjelasan dari sudut pandang psikologis, mengapa menjadi penghafal Alquran itu menjadi sangat penting.</p>
<p>Buku ini tentu mengajarkan keteladanan bahwa menghafal Quran itu bisa dilakukan oleh siapa pun, termasuk oleh keluarga yang supersibuk sekalipun. Faktanya sudah sedemikian nyata. Oleh karena itu, sejatinya seluruh keluarga Muslim sudah dapat mulai membiasakan menghafal Alquran sejak sekarang.  Bagaimana cara dan memulainya? Teladani keluarga 10 bersaudara ini melalui buku 10 Bersaudara Bintang Alquran.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.republika.co.id/node/102746" target="_blank">Republika Online</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.quranpoin.com/buku-panduan-al-quran/10-bersaudara-bintang-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
