Archive for the ‘ Mesra Dengan Al-Qur'an ’ Category

Etika Membawa Al Qur’an

Ayat Laa yamassuhuu illal muthahharuun diatas, menerangkan sisi lain dari keagungan Al Qur’an. Para ahli tafsir memahaminya dari dua sisi : Pertama, bahwa dhamir huu pada ayat laa yamassuhuu kembali pada kitab yang di lauhul mahfuzh, dan dengan pengertian ini, kata al muthahharuun –seperti kata Ibnu Abbas- adalah malaikat (lihat Tafsir Ibnu Katsir vol.4, h.465). Pendapat ini dikuatkan dengan ayat :”Di dalam kitab-kitab yang dimuliakan yang ditinggikan lagi disucikan, di tangan para penulis (malaikat), yang mulia lagi berbakti” (QS 80:13-16). Read the rest of this entry »

Keluarga Bersama Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “(Beberapa hari yang ditentukan itu adalah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil). Oleh karena itu, siapa saja diantara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, wajib baginya berpuasa” (QS Al Baqarah : 185) Read the rest of this entry »

Sehari Bersama Al-Qur’an (Ramadhan)

(Yaitu) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” [QS. Al-Baqarah : 185]

Dari ayat diatas dapat diambil banyak pelajaran. Diantaranya adalah bahwa Allah SWT berkenan menurunkan Kitab yang mulia pada bulan yang mulia dan dengan tujuan yang sangat mulia. Al-Qur’an bukan buku cerita, meskipun di dalamnya terdapat banyak cerita. Ia juga bukan buku sastra, meskipun keindahan bahasanya tidak tertandingi oleh ahli bahasa manapun. Ia juga bukan buku sains, meskipun di dalamnya terdapat banyak ayat yang berbicara tentang ilmu pengetahuan. Read the rest of this entry »

7 Tips Perbaiki Hubungan Dengan Al-Qur’an

Apakah Anda termasuk orang yang jarang menyentuh Al-Qur’an? Atau Anda tilawah (membaca) Al-Qur’an setiap hari, tapi tidak merasakan sesuatu yang menggetarkan? Apapun yang Anda alami dan rasakan, berikut ini cara sederhana memperbaiki hubungan dengan Al-Qur’an.

1. Siapkan hati

Kunci untuk benar-benar mendapat manfaat dari Al-Qur’an adalah dengan mengecek hati Anda terlebih dahulu sebelum menyentuh Kitabullah tersebut. Tanyakan dengan jujur pada diri sendiri kenapa Anda membaca Al-Qur’an. Apakah sekadar menghabiskan waktu dan mengikuti kebiasaan? Ingatlah Rasulullah Muhammad SAW digambarkan oleh istrinya sebagai “Al-Qur’an yang berjalan“. Dengan kata lain, beliau SAW tak hanya membaca dan menghafal Al-Qur’an. Tetapi hidup bersamanya dan menghidupkan Al-Qur’an dalam kesehariannya. Read the rest of this entry »