Mendidik Anak Dengan Cinta (Buku Laris)

by Quran Poin on August 9, 2011

Banyak orang tua yang mengatakan bahwa mereka telah mendidik anaknya dengan penuh cinta, perhatian dan kasih sayang. Tapi ternyata menyatakan cinta, perhatian dan kasih sayang tak semudah yang diperkirakan. Karena ternyata masih banyak yang mengumbar sederet perintah, nasihat, omelan bahkan hukuman atas nama cinta. Salah memilih cara mengungkapkan cinta bisa membuat anak salah menangkap makna. Cinta tak tersampaikan, pendidikan pun terbelangkai.

Bayangkan gambaran imajinasi berikut. Di sekitar Anda, terdapat banyak sekali raksasa. Tubuhnya 2-3 kali lebih tinggi dan besar dari Anda. Kemana mata memandang yang terlihat hanyalah pinggang dan tangan mereka. Untuk bisa melihat wajahnya, Anda harus berjinjit atau mendongakkan kepala. Beratnya? Kekuatannya? jangan ditanya lagi.
Raksasa itu memasak buat Anda. Dari mulutnya senantiasa terdengar serentetan perintah “ayo diam!”, “makan!”, “Tidur!”, “ayo cepat!”. Raksasa-raksasa itu mengawasi apa saja yang Anda perbuat, menentukan apa yang bisa Anda lakukan dan apa yg tidak boleh. Mau memberontak? Tak mungkin berani karena mereka berubah menjadi menakutkan sekali jika marah. Matanya melotot, suaranya menggelegar, dan tangannya yang kuat bisa dengan mudah menampar pipi Anda, mencubit atau memukul pantat.

Perasaan Anda terhadap raksasa tersebut kira-kira sama dengan perasaan anak-anak terhadap Anda. Bila orang tua memilih cara termudah dalam mendidik anak melalui sederet perintah, nasihat, omelan bahkan hukuman yang sesuai dengan pemikiran rasional orang dewasa, hal itu hanya akan menghancurkan harga diri anak. Sebagai manusia kecil yang lemah wajar jika kemudian muncul kekecewaan, kejengkelan dan kemarahan terhadap para raksasa yang serba kuat dan bisa berbuat semaunya sendiri. Sama seperti ketika Anda memendam amarah an kebencian tatkala raksasa-raksasa di sekeliling Anda terus menerus marah, melarang ini dan itu, membentak dan memukul Anda sebagai respon dari keingin tahuan atau ketidak tahuan Anda akan sesuatu

Tidak semua orang tua bisa memahami perasaan dan pola pikir anaknya, ketakutannya terhadap raksasa-raksasa yang ada di sekelilingnya. Pun tidak semua ayah ibu bisa memahami perbedaan karakter dasar anak dengan orang dewasa. Bahwa pikiran anak itu sempit, egois dan kerap tak masuk akal tak terbayangkan oleh mereka. Sehingga ketika anak mengeluarkan pendapat yang menurut mereka aneh, konyol an keliru langsung dianggap seperti berbuat kekeliruan yang disengaja.

Beruntunglah para orang tua yang segera menyadari kekeliruannya dan rela bersusah payah menggali pengetahuan tentang pendidikan anak. Yang salah satunya lewat karya yang fenomenal ini yang sudah dicetak ulang berulang kali. Buku ini dipersembahkan dalam rangka memberi dukungan dan bantuan kepada orang tua yang memeiliki kepedulian tinggi untuk menampilkan getar-getar cintanya kepada anak dengan cara yang seefektif mungkin.

Untuk mereka yang mendambakan buah hatinya tumbuh menjadi pribadi unggul. Untuk mereka yang tidak sekedar menjadi raksasa penguasa, tetapi mampu menghadirkan dirinya sebagai pelindung, pengayom dan tumpuan harapan buah hatinya.

Judul Buku    : Mendidik Anak Dengan Cinta Edisi Plus (Buku Laris)
Penulis            : Irawati Istadi
Penerbit          : Pustaka Inti, Bekasi
Tebal                : 504 Halaman Hard Cover
Berat Buku     : 1000 gram
Harga               : Rp 100.000

DAFTAR  ISI
MENDIDIK DENGAN CINTA

1. Tiga Tipe Anak
2. Membuktikan Cinta Ibu
3. Orang tua Bukan Polisi
4. Berprasangka Baik Pada Anak
5. Menumbuhkan Kepatuhan
6. Menghargai ‘Kekonyolan’ Anak
7. Membiarkan Anak Memutuskan Sendiri
8. Menghargai Hak Janin

SENI BERKOMUNIKASI
1. Hargai Pribadinya, Tegur Perilakunya
2. Teguran Satu Menit
3. Perhatian Positif vs Perhatian Negatif
4. Menjumlah Omelan dan Pujian
5. Membangun Komunikasi Produktif

MEMACU KREATIFITAS
1. Mendidik Kreatif dan Rekreatif
2. Bersaing Dengan Superman
3. Banyak Bertanya Luas Ilmunya
4. Permainan Kreatif dan Edukatif

MENGELOLA AREA KONFLIK
1. Mendamaikan “Perang Saudara”
2. Merukunkan Kakak Dengan Adik Baru
3. Naluri Perdamaian, Mau Dipupuk atau Dikubur?
4. Belajar Ksatria, Saling Memaafkan

RAGAM DUNIA ANAK
1. Bohong atau Khayal?
2. Pola Jajan Sehat
3. Mengatur Jadwal Tidur
4. Atasi Kebosanan
5. Naluri Pamer Anak Yang Memusingkan
6. Nama

PLUS BUKU  “ISTIMEWAKAN SETIAP ANAK

DAFTAR ISI

BAB I Pembentukan Kepribadian

Hindarkan Anak dari Sifat Penakut
Sedikit Demi Sedikit, Disiplin Kian Membukit
Semua Titipan Allah
Diubah Dengan Kontrak Hadiah
Berbaur Mumpung Masih Kecil
Anak ‘Digambar’ Oleh Temannya
Mengistimewakan Setiap Anak
Hati-hati Dengan Hadiah
Terapi Untuk Si Cengeng

BAB II Komunikasi Anak – Orang Tua

Anak atau Orang Tua yang Bermasalah?
Mencegah Trauma Akibat ‘Luka Hati’
Membawa Si Kecil di Acara Orang Tua
Dunia Ini Panggung Sandiwara
Terapi Menggelitik Empati
Merasakan Batin Ibunda
Sehari Bersama Ayah
Sukses Mendidik Banyak Anak
Rahasia Keluarga Kompak
Perseteruan Dalam Kasih Sayang

Bab III Melejitkan Potensi Otak

Pra TK dan TK, Serupa Tapi Tak Sama
Buku di mana-mana
Dari Komik Menuju Buku Pelajaran
Pro Aktif, Mempercepat Proses Perkembangan Anak
Jangan Abaikan Otak Kanan
‘Kecerdasan Mental’ Yang Menentukan
Rumah, Basis Utama Pendidikan
Mencermati Kesiapan Anak Masuk Sekolah
Masa Peka Belajar, Datanglah!
Ragam Kecerdasan Yang Luas

BAB IV Dunia Anak

Pelepah Pisang pun Jadi Rudal
Mengenal Tubuh, Perlu atau Tabu?
Ayo ‘Bermain’ Dengan Pekerjaan
Bersahabat Dengan Alam

Artikel Lainnya

Leave a Comment

Previous post:

Next post: